Selasa, Juli 11, 2017

DIKDAS INSTRUKTUR CEVEST 2017

Kembali lagi setelah 6 tahun....

Dipaksa nulis sama Pak Abdul Hafid Setiabudi, Instruktur Metodologi BBPLK CEVEST Bekasi
Agak males nulisnya....




Baca lagi...

Kamis, Februari 17, 2011

Cuma ngeKlik atau nge-klik di bayar

Mungkin udah banyak yang tau kalo cuma ngeklik bisa dapet uang. Tapi masih banyak juga kok para pengguna internet yang gak tau kalo cuma dari nge klik bisa dapet uang.

Itulah dunia maya, yang kadang membuat kita jadi tidak percaya dengan dunia real.

Anda bisa login di www.paybox.me/r/provbig
dan ikutin petunjuknya.

pertama login anda bisa dapat 25$ , bayangkan kalo anda login tiap hari dan mendapatkan 20$ perhari

coba deh


Baca lagi...

Rabu, April 07, 2010

Perpanjang STNK di Samsat Jakarta Timur

Hari gini gak bayar pajak, apa kata dunia ?
terpaksa deh bayar pajak, meskipun uang pajaknya di korupsi sama orang. Ikhlas atau ngga ikhlas, ya jelas gak ikhlas.

Udah ah, bikin sakit hati aja, sekarang saya mau share waktu perpanjang STNK 5 tahunan / cek FISIK.

Biasanya sih, perpanjang STNK cuma di SAMSAT Keliling, tapi kali ini karena udah 5 tahun, terpaksa deh perpanjang di SAMSAT Jakarta Timur.

Berangkat dari rumah jam8, sampai samsat jam9 (maklum hari kerja jadinya macet).
sebelum berangkat siapkan dulu alat tempurnya:
1. STNK
2. BPKB
3. KTP
4. fotocopy STNK (bolak-balik)
5. fotocopy BPKB (yang lengkap ya, mulai dari pembeli pertama sampai terakhir)
biasanya fotocopy BPKB suka kurang nih. makanya mohon diteliti lagi.
6. fotocopy KTP
7. pulpen (biar gak ngantri pulpen di SAMSAT)

sampai di Samsat,... gratis bayar parkir.
nah, untuk yang 5 tahunan langsung bawa kendaraan ke belakang SAMSAT, ada petunjuknya kok kalo itu untuk Cek FISIK.

berhubung ini mobil, jadinya langsung aja parkir di barisan cek fisik.

Langsung disuruh buka kap mesin, abis itu digesek-gesek ama petugasnya.
abis itu petugasnya minta uang seikhlasnya (hmm.. disaku kanan ada 10ribu disaku kiri ada 20ribu) kasih yang kanan aja deh.

pertama : 10 ribu

kata petugas tadi silahkan ke loket 4, tepat di sebelah CEK FISIK,
nah, disitu serahkan STNK dan KTP aja.
diminta uang 20ribu

kedua : 20 ribu

gak lama dipanggil, dan selanjutnya masuk ke kantor utama SAMSAT untuk melakukan prosedur seperti biasa (perpanjang STNK tahunan maksudnya).

ambil nomor antrian, ambil formulir dan isi. Lalu siapkan semua nya (BPKB, STNK, KTP beserta fotocopyannya).

kasih deh ke loket satu. Lalu tunggu untuk konfirmasi apakah ada persyaratan yang kurang atau sudah OK. Kemudian, akan dipanggil di loket 2 dan diberikan jumlah yang harus dibayar kan.

Jumlahnya 2.013.000 rupiah. Maka bayar ke Loket 3 atau Kasir.
usahakan uangpas, karena kalo gak pas bisa gak dapet kembalian.

Ketiga 2013000

Setelah dari loket 3, tinggal nunggu di loket 4 untuk STNK jadinya.

gak sampai 10 menit jadi deh.

abis itu jangan lupa untuk yang 5 tahunan agar mengambil plat nomor baru ke gedung sebelah. Tepatnya gedung di samping cek FISIK / tempat bayar 20ribu di loket 4.

bayar lagi 5ribu deh

Keempat : 5 ribu rupiah

Akhirnya jadi juga perpanjangan STNK, dengan total biaya diluar biaya biasa (STNK) yaitu 35.000 rupiah






Baca lagi...

Rabu, Maret 24, 2010

cara Rubik 3x3x3

Rubik mania nih,
itu dulu kalo sekarang ya biasa aja lah. Awalnya hanya karena diracuni oleh teman kantor. Tapi emang sih dari dulu penasaran gimana caranya karena cuma bisa sampai layer satu.

Sampai akhirnya ada teman kantor yang kasih ide untuk layer dua. Maka semakin penasaran dengan layer 3nya.

Cari sana-sini, tanya sana sini, akhirnya dapet juga. Meskipun kemampuan logika ga nyampe, tapi setidaknya bisa untuk menyelesaikan rubik mulai dari 3x3x3 biasa sampai fisher dan telur (istilah indonesianya mirip bacang).

Ok... kita mulai dari 3x3x3 biasa.

Bagian Pertama :
yang harus diketahui dahulu adalah cara putarnya. harus dihapalkan seperti ini



untuk masuk ke rumusnya maka dasarnya adalah ini



Sekarang kita mulai dari mana ya...?
Lanjut ke layer satu dulu

Bagian Kedua : Layer satu
Tujuan utama dari layer satu adalah seperti ini



Menurut saya, layer satu merupakan layer yang paling sulit, maksudnya sulit untuk ditulis rumusnya. Karena semua bagian di layer itu bisa dikerjakan hanya pakai logika biasa. Saya rasa mudah kalo kita terbiasa untuk mengerjakannya.

Yang harus diingat adalah meskipun warna mukanya sama (contoh pada gambar adalah putih), tapi warna pinggirnya harus sama juga (misalnya pada gambar merah semua dan biru semua).

bila kita lihat di gambar maka kita bisa lihat layer dua yang tengah juga harus sama dengan layer satu (ini sih tinggal puter doank :)) yang tengah)

Gimana bisa gak ? kalo belum bisa jangan beranjak dulu ya ke layer 2.



Bagian 3 : Layer Dua
Tujuan dari layer dua seperti ini



jadi kita harus menyamakan warna pinggiran di layer dua dengan warna tengahnya.

berikut rumusnya...

U R Ui Ri Ui Fi U F

untuk bergerak seperti ini tanpa mengganggu layer satu




sedangkan untuk rumus ini

Ui Li U L U F Ui Fi

supaya bergerak seperti ini



Lakukan rumus itu secara terus menerus sampai layer kedua sama semua.
kalo belum sama, di coba-coba aja dulu :)


Bagian Ketiga : Layer Tiga

Ini bagian yang paling banyak rumusnya, kita harus pandai-pandai menghafal. Tidak banyak sih asal kita tau konsepnya.

Pertama --> bentuk Cross atau palang.
Tujuannya adalah seperti gambar dibawah



bagaimana caranya :

apabila kondisi terakhir seperti ini


maka lakukan rumus ini
F U R Ui Ri Fi

dan apabila kondisi terakhir seperti ini



lakukan rumus ini :
F R U Ri Ui Fi

Lalu, apabila kondisi terakhir rubik anda tidak seperti kedua diatas, maka lakukan satu rumus tadi terus menerus sampai dapat bentuk seperti gambar diatas

Lanjut ke yang kedua : --> tujuannya agar semua warna kuning menghadap keatas semua.

lihat gambar dibawah


setalah tadi berbentuk palang / cross maka ketika melakukan rumus mata ikan(teman-teman saya bilangnya gitu) akan memberi dampak berputarnya semua sudut di layer 3 searah jarum jam kecuali yang depan kiri.


pada gambar terlihat panah merah, itu berarti kubus yang dipanah tidak berubah. Tapi ingat pada gambar merupakan penampakan dari atas, jadi jangan asal terkecoh
menggunakan rumus ini. layer 1 tetap berada paling bawah.

R U Ri U R U U Ri

Lakukan terus, sampai semua warna kuning menghadap keatas. Ingat, dampaknya adalah hanya satu sudut dari empat sudut yang tidak bergerak.

Ketiga : --> semua kubus yang ada disudut menempati posisi yang benar



ini tujuannya, jadi setelah layer tiga untuk bagian atas sudah menghadap ke atas semua, maka yang jadi masalah pada bagian ini adalah penempatan disetiap sudutnya.

Jangan sampai yang seharusnya merah, tapi tidak berada di merah melainkan di biru. Begitu juga sebaliknya dan yang lainnya.

untuk menukar kotak C dan D di kondisi ini


menggunakan rumus

Ri F Ri B B R Fi Ri B B R U U


wiuh...
akhirnya masuk ke bagian empat :

coba lihat hasil akhir sekarang, setidaknya ada 3 kubus tengah pada layer 3 yang tidak menempati posisi seharusnya.

tujuannya tentu ini


jadi, apabila temen-temen ketemu seperti ini :


dan akan melakukan perpindahan antara E F dan G dengan searah jarum jam
maka lakukan rumus

F F U Ri L F F R Li U F F

sedangkan apabila melakukan perpindahan antara E F G dengan berlawanan arah jarum jam maka lakukan rumus

F F Ui Ri L F F R Li Ui F F

tapi apabila ketemua case seperti ini :


gak usah khawatir, lakukan saja rumus diatas agar menjadi gambar seperti ini



dan akhirnya selesai semuanya....


Thanks ya, yang mau baca



Baca lagi...

Senin, Maret 22, 2010

Cerita wanita buta

cerita tentang seorang wanita yang matanya buta sejak lahir. Dia sangat membenci orang lain bahkan dirinya sendiri.

Bahkan keluarganya pun sangat dia benci, tapi hanya satu orang yang dia sayangi yaitu kekasihnya. Yup kekasih yang selama ini menjaga nya, menuntunnya, menemaninya setiap waktu.

Suatu ketika, wanita tersebut bertanya, kapan engkau mau menikahiku ?
sang kekasih menjawab, kalo dirinya akan menikahi nya apabila kekasihnya itu sudah mampu melihat dunia ini.

Lama kelamaan si wanita tadi kesal karena belum menemukan obat dan mata untuknya, sehingga hampir frustasi. Beruntung ada kekasihnya yang selalu menemani hingga kekasihnya itu menemukan dokter yang bisa menyembukan kebutaannya.

Saking senangnya, dia pun minta segera untuk dilakukan operasi mata. Dan operasipun berhasil dilakukan, sampai pada saatnya dia bisa melihat dunia, melihat teman-teman dan melihat semuanya.

Kemudian, tibalah dia untuk melihat kekasihnya yang berjanji akan menikahinya ketika ia sudah bisa melihat.
Tapi apa daya, nasib tak dapat di hindari, ketika tau bahwa kekasihnya ternyata juga buta.

Wanita itu pun kesal, marah dan benci kepada kekasihnya. sampai wanita itu tidak mau untuk menikahinya karena merasa kekasih itu sama seperti dirinya dahulu.

Maka pergilah kekasihnya itu sambil menitipkan sepucuk surat.
dalam suratnya berbunyi "Hai kekasihku, tolong jaga dan peliharalah mata yang aku berikan kepadamu. Pergunakanlah sebaik-baiknya"

Seketika itu pulalah wanita itu nangis dan sangat menyesali nafsu yang sudah diikutinya.

Apa yang bisa kita petik hikmahnya dari cerita diatas ?

kadang kita suka kurang bersyukur atas apa yang sudah diberikan olehNya.
bahkan kita juga lupa apabila kita sedang merasakan kenikmatan yang sudah diberikan olehNya.

banyak yang bisa dipetik dari cerita diatas, saya lupa apa lagi ya...?

mungkin bisa menambahkan ?



Baca lagi...

Senin, Maret 15, 2010

Pajak pengalihan Hak atas Tanah atau Bangunan

setelah mencari kemana-mana akhirnya dapet juga....
untuk temen-temen yang ingin tau berapa pajak yang harus dibayar apabila membeli rumah/tanah, mungkin info ini bermanfaat.

Sebelum kita membeli atau menjual tanah /rumah, ada baiknya kita juga harus tau bahwa pengalihan tersebut harus membayar pajak kepada pemerintah.

berikut sedikit kutipan dari
SURAT DIRJEN PAJAK
S-300/PJ.331/2004
Ditetapkan tanggal 8 April 2004
PENGENAAN BPHTB DAN PENGALIHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN


Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) adalah pajak yang dikenakan atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan, yang selanjutnya disebut pajak. Pajak itu sendiri adalah pungutan yang merupakan hak preogratif pemerintah, dimana pungutan tersebut harus berdasarkan Undang-undang yang dapat dilakukan paksa kepada subyek pajak dengan tidak ada balas jasa yang
langsung dapat ditunjukkan/dirasakan pengunaannya (Mangkoesoebroto, 1997).
Sementara itu yang dimaksud dengan Perolehan hak atas tanah dan atau bangunan
adalah perbuatan atau peristiwa hukum yang mengakibatkan diperolehnya hak
atas dan atau bangunan oleh orang pribadi atau badan. Sementara itu pengenaan
atas pajak tersebut pada hak atas tanah sebagaimana dimaksud dalam Undang-
Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peratursan Dasar Pokok-Pokok Agraria dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hak atas tanah disini adalah hak
milik, hak guna usaha, hak guna bangunan, hak pakai, hak milik atas satuan rumah
susun atau hak pengelolaan.

objek pajak adalah jualbeli, tukar menukar, hibah , hibah wasiat, waris, pemasukan dalam perseroan, pemisahan hak yang mengakibatkan peralihan, hadiah dll.

sedangkan subjek pajak adalah orang pribadi atau badan yang memperoleh hak atas tanah dan atau bangunan.

tarif pajak : untuk kesederhanaan dan kemudahan penghitungan pajak ditetapkan tarif tunggal sebesar 5%

Untuk Dasar Pengenaan BPHTB adalah Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) yaitu :
1. Harga transaksi :misal jualbeli,
2. Nilai pasar :tukarmenukar, hibah, pemberian hak baru, wasiat dll
3. NJOP (nilai jual objek pajak):apabila NPOP tidak diketahui atau lebih rendah dari NJOP maka yang dipakai sebagai acuan adalah NJOP

Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOP-TKP)ditetapkan secara regional dalam
hal ini ditetapkan oleh Kakanwil dengan pertimbangan Pemda dan perekonomian
daerah, yaitu :
• Paling banyak Rp. 300.000.000 untuk waris atau hibah bagi orang pribadi yang
masih dalam hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan.
• Paling banyak Rp. 60.000.000 selain perolehan hak dari waris dan hibah wasiat.
Ketentuan ini dapat diubah sewaktu-waktu oleh Peraturan Pemerintah apabila
tidak sesuai lagi dengan situasi dan kondisi perekonomian negara.

begitulah penjelasan dasarnya, untuk rumus BPHTB :

Besarnya BPHTB terutang adalah Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) dikurangi Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) dikalikan tarif 5 % (lima persen). Secara matematis adalah;

BPHTB = 5 % X (NPOP – NPOPTKP)

nah contohnya :
1. Pada tanggal 6 Januari 2001, Tuan “S” membeli tanah yang terletak di Kabupaten “XX” dengan Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) Rp50.000.000,00. Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) untuk perolehan hak selain karena waris, atau hibah wasiat yang diterima orang pribadi yang masih dalam hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat ke atas atau satu derajat ke bawah dengan pemberi hibah wasiat, termasuk suami/istri, untuk Kabupaten “XX” ditetapkan sebesar Rp 60.000.000,00. Mengingat NPOP lebih kecil dibandingkan NPOPTKP, maka perolehan hak tersebut tidak terutang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan.

BPHTB = 5 % x (Rp 50 juta – Rp 60 juta)

= 5 % x ( 0)

= 0 (nihil).

2. Pada tanggal 7 Januari 2001, Nyonya “D” membeli tanah dan bangunan yang terletak di Kabupaten “XX” dengan NPOP Rp100.000.000,00. NPOPTKP untuk perolehan hak selain karena waris, atau hibah wasiat yang diterima orang pribadi yang masih dalam hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat ke atas atau satu derajat ke bawah dengan pemberi hibah wasiat, termasuk suami/istri, untuk Kabupaten “XX” ditetapkan sebesar Rp60.000.000,00. Besarnya Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak (NPOPKP) adalah Rp100.000.000,00 dikurangi Rp60.000.000,00 sama dengan Rp40.000.000,00, maka perolehan hak tersebut terutang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan.

BPHTB = 5 % x (Rp 100 – Rp 60) juta

= 5 % x ( Rp 40) juta

= Rp 2 juta .

3. Pada tanggal 28 Juli 2001, Tuan“S” mendaftarkan warisan berupa tanah dan bangunan yang terletak di Kota “BB” dengan NPOP Rp400.000.000,00. NPOPTKP untuk perolehan hak karena waris untuk Kota “BB” ditetapkan sebesar Rp300.000.000,00. Besarnya NPOPKP adalah Rp400.000.000,00 dikurangi Rp300.000.000,00 sama dengan Rp100.000.000,00, maka perolehan hak tersebut terutang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan.

BPHTB = 5 % x (Rp 400 – Rp300) juta

= 5 % x ( Rp 100) juta

= Rp 5 juta .

4. Pada tanggal 7 November 2001, Wajib Pajak orang pribadi “K” mendaftarkan hibah wasiat dari orang tua kandung, sebidang tanah yang terletak di Kota “BB” dengan NPOP Rp250.000.000,00. NPOPTKP untuk perolehan hak karena hibah wasiat yang diterima orang pribadi yang masih dalam hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat ke atas atau satu derajat ke bawah dengan pemberi hibah wasiat, termasuk suami/istri, untuk Kota “BB” ditetapkan sebesar Rp300.000.000,00. Mengingat NPOP lebih kecil dibandingkan NPOPTKP, maka perolehan hak tersebut tidak terutang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan

BPHTB = 5 % x (Rp 250 – Rp 300) juta

= 5 % x ( 0)

= 0 (nihil).

berikut penjelasan dari saya, semoga bermanfaat.
untuk UU yang lebih jelasnya bisa japri aja (hehehehe....)


Baca lagi...

Rabu, November 18, 2009

Ada gak yak Pemimpin seperti Khalifah Umar (2)

Lagi-lagi mengacu contoh dari Khalifah Umar.

Masih inget kasus Bank Century yang menyeret pejabat-pejabat negara ini dari KaBareskrim, Kapolri, Kejagung , KPK sampai RI 1.
Ada rekayasa inilah, kebohongan publiklah, penyalahgunaan wewenanglah. Pokoknya kalo kita gak tau ilmu hukum, pasti ribet deh dengerin dan mengamati kasusnya.

Untuk mengatasi masalah ini sampai-sampai Presiden ditekan untuk membuat TPF (Tim Pencari Fakta) yang independent agar masalah ini tuntas. Maka terbentuklah TIM 8 yang bertugas mencari fakta sebenarnya kasus pimpinan KPK.

Setelah bekerja selama kurang lebih 2 minggu, akhirnya pada tanggal 16 November 2009 TIM 8 mengajukan rekomendasi kepada Presiden. Apa jawaban Presiden atas hasil rekomendasi TIM 8?

saat ini sih (18 November 2009), Presiden masih mikir apa jawabannya. Tapi yang jelas beliau akan mengambil keputusan paling lambat 23 November 2009. Wow, seminggu kemudian baru jawab ?? Hmmm....

mungkin mau diskusi dulu bersama para menteri dan pejabat negara, atau mungkin mau sholat istikhoroh dulu. Atau bisa jadi mau nanya dulu sama Guru Spiritualnya..
atau mungkin....
ah terlalu banyak mikir saya rasa.
Lebih cepat lebih baik, tidak juga.
pasti bisa..., tapi kelamaan.

jadi inget lagi sosok yang satu ini, dimana beliau dengan mudahnya mengambil keputusan atas kesalahan yang sudah dilakukan oleh bawahannya.

begini ceritanya :
Khalifah Umar Bin Khattab dan Seorang Yahudi Tua

Sejak menjabat gubernur, Amr bin Ash tidak lagi pergi ke medan tempur. Dia lebih sering tinggal di istana. Di depan istananya yang mewah itu ada sebidang tanah yang luas dan sebuah gubuk reyot milik seorang Yahudi tua.
“Alangkah indahnya bila di atas tanah itu berdiri sebuah mesjid,” gumam sang gubernur.
Singkat kata, Yahudi tua itu pun dipanggil menghadap sang gubernur untuk bernegosiasi. Amr bin Ash sangat kesal karena si kakek itu menolak untuk menjual tanah dan gubuknya meskipun telah ditawar lima belas kali lipat dari harga pasaran.
“Baiklah bila itu keputusanmu. Saya harap Anda tidak menyesal!” ancam sang gubernur.
Sepeninggal Yahudi tua itu, Amr bin Ash memerintahkan bawahannya untuk menyiapkan surat pembongkaran. Sementara si kakek tidak bisa berbuat apa-apa selain menangis. Dalam keputusannya terbetiklah niat untuk mengadukan kesewenang- wenangan gubernur Mesir itu pada Khalifah Umar bin Khattab.
“Ada perlu apa kakek, jauh-jauh dari Mesir datang ke sini?” tanya Umar bin Khattab.
Setelah mengatur detak jantungnya karena berhadapan dengan seorang khalifah yang tinggi besar dan full wibawa, si kakek itu mengadukan kasusnya. Padahal penampilan khalifah Umar amat sederhana untuk ukuran pemimpin yang memiliki kekuasaan begitu luas. Dia ceritakan pula bagaimana perjuangannya untuk memiliki rumah itu.
Merah padam wajah Umar begitu mendengar penuturan orang tua itu.
“Masya Allah, kurang ajar sekali Amr!” kecam Umar.
“Sungguh Tuan, saya tidak mengada-ada,” si kakek itu semakin gemetar dan kebingungan. Dan ia semakin bingung ketika Umar memintanya mengambil sepotong tulang, lalu menggores tulang itu dengan pedangnya.
“Berikan tulang ini pada gubernurku, saudara Amr bin Ash di Mesir,” kata sang Khalifah, Al Faruq, Umar bin Khattab.
Si Yahudi itu semakin kebingungan, “Tuan, apakah Tuan tidak sedang mempermainkan saya!” ujar Yahudi itu pelan.
Dia cemas dan mulai berpikir yang tidak-tidak.Jangan-jangan khalifah dan gubernur setali tiga uang, pikirnya. Di manapun, mereka yang mayoritas dan memegang kendali pasti akan menindas kelompok minoritas, begitu pikir si kakek. Bisa jadi dirinya malah akan ditangkap dan dituduh subversif.
Yahudi itu semakin tidak mengerti ketika bertemu kembali dengan Gubernur Amr bin Ash. “Bongkar masjid itu!” teriak Amr bin Ash gemetar. Wajahnya pucat dilanda ketakutan yang amat sangat. Yahudi itu berlari keluar menuju gubuk reyotnya untuk membuktikan sesungguhan perintah gubernur. Benar saja, sejumlah orang sudah bersiap-siap menghancurkan masjid megah yang sudah hampir jadi itu.
“Tunggu!” teriak sang kakek. “Maaf, Tuan Gubernur, tolong jelaskan perkara pelik ini. Berasal dari apakah tulang itu? Apa keistimewaan tulang itu sampai-sampai Tuan berani memutuskan untuk membongkar begitu saja bangunan yang amat mahal ini. Sungguh saya tidak mengerti!” Amr bin Ash memegang pundak si kakek, “Wahai kakek, tulang itu hanyalah tulang biasa, baunya pun busuk.”
“Tapi…..” sela si kakek.
“Karena berisi perintah khalifah, tulang itu menjadi sangat berarti.
Ketahuilah, tulang nan busuk itu adalah peringatan bahwa berapa pun tingginya kekuasaan seseorang, ia akan menjadi tulang yang busuk. Sedangkah huruf alif yang digores, itu artinya kita harus adil baik ke atas maupun ke bawah. Lurus seperti huruf alif. Dan bila saya tidak mampu menegakkan keadilan, khalifah tidak segan-segan memenggal kepala saya!” jelas sang gubernur.
“Sungguh agung ajaran agama Tuan. Sungguh, saya rela menyerahkan tanah dan gubuk itu. Dan bimbinglah saya dalam memahami ajaran Islam!” tutur si kakek itu dengan mata berkaca-kaca.

Sumber : - 30 Kisah Teladan (K.H. Abdurrahman Arroisi)

Wow, sungguh miris hati ini melihat perbedaan yang amat jauh antara pejabat di Indonesia dan pejabat masa Khalifah Umar.
Akankan Presiden kita melakukan hal yang sama ? atau pejabat kita yang gentleman mengakui kesalahan? Kita tunggu saja aksi para pejabat di Indonesia.

Semoga Pemimpin Indonesia selalu mendapatkan Ridho dari Allah.

Baca lagi...

Jumat, November 13, 2009

Ada gak yak Pemimpin seperti Khalifah Umar

Gak terasa sudah weekend lagi, padahal baru minggu lalu saya jalan-jalan bersama keluarga ke puncak.
Alhamdulillah, dapet kesempatan jalan-jalan dari kantor istri sekalian refreshing bersama Khansa.

Selagi di hotel, terdengar suara sirene iring-iringan mobil. Maka bergegaslah saya keluar dan ikut melihat keadaan di jalanan.

Muncullah mobil sedan mercy hitam dibelakang para Motor Gede. Sepintas saya lihat plat nomor dengan tulisan RI 1.

spontan ku terucap "Woow... itukan Presiden RI ..?"

beberapa saat kemudian terlihatlah wajah Ibu Negara dari dalam mobil yang dibuka kacanya sambil melambaikan tangannya..
wah... Ibu Negara tersenyum...
ternyata Ibu baik juga.

Setelah lewat, kuperhatikan semua mobil yang lewat.... dihitung hampir lebih dari dari 30 mobil yang lewat. Wow, iringan macam apa ini...?
Untuk sekedar acara seorang presiden saja diperlukan banyak sekali mobil. Bagaimana kalo semua pejabat negara seperti ini yah ?

Butuh berapa banyak anggaran hanya untuk mengawal dan mengantar para pejabat negara ini. Coba deh baca kisah Khalifah Umar Bin Khattab dan Penggali Parit.

Umar bin Khattab tidak saja di kenal sebagai khalifah yang berwibawa, tapi juga sederhana dan merakyat. Untuk mengetahui keadaan rakyatnya, Umar tak segan-segan menyamar jadi rakyat biasa.

Ia sering berjalan-jalan ke pelosok desa seorang diri. Pada saat seperti itu tak seorang pun mengenalinya bahwa ia sesungguhnya kepala pemerintahan. Kalau ia menjumpai rakyatnya sedang kesusahan, ia pun segera memberi bantuan.

Umar sadar, apa yang ada di tangannya saat itu bukanlah miliknya melainkan milik rakyat. Untuk itu Umar melarang keras anggota keluarganya berfoya-foya. Ia selalu berhemat dalam menggunakan keperluannya sehari-hari. Karena hematnya, untuk menggunakan lampu saja keluarga amirulmukminin ini amat berhati-hati. Lampu minyak itu baru dinyalakan bila ada pembicaraan penting. Jika tidak, lebih baik tidak pakai lampu.

“Anak-anakku, lebih baik kita bicara dalam gelap. Sebab, minyak yang digunakan untuk menyalakan lampu ini milik rakyat!” sahut khalifah ketika anaknya ingin bicara di tengah malam.

Dalam hidupnya, Umar senantiasa memegang teguh amanat yang diembankan rakyat di pundaknya. Pribadi Umar yang begitu mulia terdengar dimana-mana. Seluruh rakyat sangat menghormatinya. Rupanya, cerita tentang keagungan Khalifah Umar ini terdengar pula oleh seorang raja negara tetangga. Raja tertarik dan ingin sekali bertemu dengan Umar.

Maka pada suatu hari dipersiapkanlah tentara kerajaan untuk mengawalnya berkunjung ke pemerintahan Umar. Ketika raja itu sampai di gerbang kota Madinah, dilihatnya seorang lelaki sedang sibuk menggali parit dan membersihkan got di pinggir jalan. Lalu, di panggilnya laki-laki itu.

“Wahai saudaraku!” seru raja sambil duduk di atas pelana kuda kebesarannya.

“Bisakah kau menunjukkan di mana letak istana dan singgasana Umar?” tanyanya kemudian. Lelaki itu segera menghentikan pekerjaannya. Lalu, ia memberi hormat.

“Wahai Tuan, Umar manakah yang Tuan maksudkan?” si penggali parit balik bertanya.” Umar bin Khattab kepala pemerintahan kerajaan Islam yang terkenal bijaksana dan gagah berani,” kata raja. Lelaki penggali parit itu tersenyum. “Tuan salah terka. Umar bin Khattab kepala pemerintahan Islam sebenarnya tidak punya istana dan singgasana seperti yang tuan duga. Ia orang biasa seperti saya,” terang si penggali parit,”.

“Ah benarkah? Mana mungkin kepala pemerintahan Islam yang terkenal agung seantero negeri itu tak punya istana?” raja itu mengerutkan dahinya.

“Tuan tidak percaya? Baiklah, ikuti saya,” sahut penggali parit itu.

Lalu diajaknya rombongan raja itu menuju “istana” Umar. Setelah berjalan menelusuri lorong-lorong kampung, pasar, dan kota, akhirnya mereka tiba di depan sebuah rumah sederhana. Diajaknya tamu kerajaan itu masuk dan dipersilakannya duduk. Penggali parit itu pergi ke belakang dan ganti pakaian. Setelah itu ditemuinya tamu kerajaan itu. “Sekarang antarkanlah kami ke kerajaan Umar!”kata raja itu tak sabar.

Penggali parit tersenyum. “Tuan raja, tadi sudah saya katakan bahwa Umar bin Khattab tidak mempunyai kerajaan. Bila tuan masih juga bertanya di mana letak kerajaan Umar itu, maka saat ini juga tuan-tuan sedang berada di dalam istana Umar!”

Hah?!” Raja dan para pengawalnya terbelalak. Tentu saja mereka terkejut. Sebab, rumah yang di masukinya itu tidak menggambarkan sedikitpun sebagai pusat kerajaan. Meski rumah itu tampak bersih dan tersusun rapi, namun sangat sederhana.

Rupanya raja tak mau percaya begitu saja. Ia pun mengeluarkan pedangnya. Lalu berdiri sambil mengacungkan pedangnya.

“Jangan coba-coba menipuku! Pedang ini bisa memotong lehermu dalam sekejap!” ancamnya melotot.

Penggali parit itu tetap tersenyum. Lalu dengan tenangnya, ia pun berdiri.” Di sini tidak ada rakyat yang berani berbohong. Bila ada, maka belum bicara pun pedang telah menebas lehernya. Letakkanlah pedang Tuan. Tak pantas kita bertengkar di istana Umar,” kata penggali parit. Dengan tenang ia memegang pedang raja dan memasukkannya kembali pada sarungnya.

Raja terkesima melihat keberanian dan ketenangan si penggali parit. Antara percaya dan tidak, dipandanginya wajah penggali parit itu. Lantas, ia menebarkan kembali pandangannya menyaksikan “istana” Umar itu. Muncullah pelayan-pelayan dan pengawal-pengawal untuk menjamu mereka dengan upacara kebesaran. Namun, raja itu belum juga percaya.

“Benarkah ini istana Umar?”tanyanya pada pelayan-pelayan.

“Betul, Tuanku, inilah istana Umar bin Khattab,” jawab salah seorang pelayan.

“Baiklah,” katanya. Raja memang harus mempercayai ucapan pelayan itu.

“Tapi, dimanakah Umar? Tunjukkan padaku, aku ingin sekali bertemu dengannya dan bersalaman dengannya!” ujar sang raja.

Dengan sopan pelayan itu pun menunjuk ke arah lelaki penggali parit yang duduk di hadapan raja.” Yang duduk di hadapan Tuan adalah Khalifah Umar bin Khattab” sahut pelayan itu.

“Hah?!” Raja kini benar-benar tercengang. Begitu pula para pengawalnya.

“Jad…jadi, anda Khalifah Umar itu…?” tanya raja dengan tergagap.

Si penggali parit mengangguk sambil tersenyum ramah.

“Sejak kita pertemu pertama kali di pintu gerbang kota Madinah, sebenarnya Tuan sudah berhadapan dengan Umar bin Khattab!” ujarnya dengan tenang.

Kemudian raja itu pun langsung menubruk Umar dan memeluknya erat sekali. Ia sangat terharu bahkan menangis melihat kesederhanaan Umar. Ia tak menyangka, Khalifah yang namanya disegani di seluruh negeri itu, ternyata rela menggali parit seorang diri di pinggir kota.

Sejak itu, raja selalu mengirim rakyatnya ke kota Madinah untuk mempelajari agama Islam.
source : Islamic stories

Wih... betapa hebatnya seoarang Khaliffah Umar yang tidak pernah dikawal untuk seorangpun. Bahkan ikut menggali parit.

seandainya presiden kita tidak perlu banyak2 penjaganya, tidak perlu pakai iring-iringan. mungkin uangnya bisa untuk rakyat yang lebih membutuhkan.

Jadi mikir...
Seperti kisah Presiden Iran Ahmadinejad yang juga ikut membersihkan selokan ketika masih menjabat gurbernur.

Mungkin gak yah seorang presiden di republik ini seperti mereka...

Semoga Allah merahmati para pemimpin di negara tercinta ini







Baca lagi...

Rabu, September 16, 2009

Sekedar Suka atau sudah menjadi hobi

Banyak hal disekeliling kita yang bisa kita sukai, namun ada sesuatu hal tersebut yang sangat kita sukai. Biasanya disebut hobi, yup hobi yang merupakan Bahasa Indonesia yang berasal dari terjemahan Bahasa Inggris yaitu hobby (sengaja dicetak miring sesuai dengan penulisan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Sangat menarik untuk dibahas mengenai hobi umat manusia. Tidak usah seluruh dunia deh, kita bahas saja untuk manusia Indonesia.

Kadang, hobi dilakukan untuk pelarian untuk kegiatan atau pekerjaan yang jenuh selama seharian atau sepekan. Atau ada juga yang menjadikan hobi menjadi bagian dari pekerjaan sehari-hari. Justru yang paling parah adalah menjadikan hobi menjadi sesuatu yang sangat menantang karena bisa berakibat fatal. Tapi banyak juga yang menjadikan hobi menjadi tidak realistis bagi dirinya sendiri atau bagi hobi itu sendiri.

Kali ini saya coba membahas beberapa hobi yang sempat saya kenal atau saya tahu dari teman-teman terdekat saya. Ini berdasarkan survey dari saya dan pandangan dari saya loh.

1.Olah Raga : hobi ini sudah menjadi hobi dengan populasi terbanyak, dan saya menjadi salah satu nya penggemar hobi olah-raga. Ada sepak bola, basket , tennis, atau sekedar jogging atau lari. Tapi ada juga yang hanya menyukai tontonan olahraga tetapi tidak suka bila berolahraga, agak aneh bukan. Teman saya memang paling banyak hobi olahraga, namun sedikit juga dari mereka yang hobi berolahraga (ingat ya bedanya olahraga dan berolahraga).

2. Game : ini dia yang menurut saya juga banyak penggemarnya. Saya dahulu menganggap kalo game atau videogame menjadi konsumsi sehari-hari bagi anak kecil atau remaja. Tapi ada yang aneh ketika saya beranjak dewasa atau dalam arti sudah melewati masa remaja tapi masih banyak teman-teman saya yang sangat menyukai bermain game. Kalo hanya sekedar game tetris, game solitare atau game pinball mungkin sangat wajar, tapi kalo sudah bermain game Heroes, game DOTA, game Final Fantasy atau game-game lain yang sangat rumit untuk dimainkan.

3.Makan : Wisata kuliner biasanya dibilang orang akhir-akhir ini. Agak aneh, ketika makanan sudah menjadi bagian dari hobi, bukankah makan itu bagian dari kebutuhan primer kita selain Papan dan Sandang. Tapi jangan salah, bukan makan nya yang dijadikan hobi, tapi wisata makan dengan berbagai macam makanan yang menjadikan hobi seseorang.

Makan dengan menu terbaru menjadi incaran bagi para pemilik hobi makan.

4.Jalan-Jalan : Saya juga suka kalo jalan-jalan. Tapi hobi saya yang satu ini harus kandas seiring dengan pekerjaan saya yang bukan lagi menjadikan seorang petualang. Siapa yang tidak suka dengan jalan-jalan tapi dibiayai oleh orang lain. Yup, jalan-jalan sambil bekerja. I like it. Biasanya jalan-jalan ketempat-tempat yang belum pernah dikunjungi.

5.Baca Buku : Wooow... hobi yang satu ini memang sedang digalang pemerintah. Suapaya anak-anak Indonesia mau untuk menjadikan anak dengan hobi membaca buku. Banyaknya novel-novel di Indonesia juga menjadi bukti bahwa membaca buku memang sudah menjadi favorit bagi masyarakat indonesia.

6.Mainan Miniatur : Ini dia hobi saya waktu kecil yang ternyata ketika sudah berusia sekarang pun masih banyak temen2 yang hobinya mengoleksi mainan miniatur. Mulai dari Gundam yang paling popular sampai Saint Saiya yang dulu saya pernah punya hampir lengkap.

7.Touring : Ini mungkin masuk ke jalan-jalan. Tapi ada sesuatu yang lain disini yaitu ketika jalan-jalan ke luar kota menggunakan kendaraan sepeda motor. Banyak orang yang menikmati perjalanan menggunakan sepeda motor ini. Katanya masuk juga kedalam hobi. bahkan setiap minggu selalu berkumpul sesama hobi sepeda motor. Malah akhir-akhir ini banyak juga yang pulang kampung menggunakan sepeda motor.

8.Bus : Ini yang akhirnya agak aneh juga. Setelah sekian lama bertualang menyusuri hidup, saya baru tahu kalo ada komunitas bernama BusMania. Yaitu perkumpulan sesama penggemar bus. Termasuk teman kantor saya yang punya lebih dari seribu gambar koleksi bus. konon katanya setiap bulan selalu disempatkan untuk naik bus entah kemana saja

9. Apalagi ya...

Jadi gimana dengan hobby anda ? apa anda sekedar suka atau sudah menjadi hobby yang kecanduan
Baca lagi...

Buka puasa bersama Caca

Alhamdulillah, lagi bulan puasa nih. Banyak beramal, banyak berdoa, banyak sedekah dan banyak ibadah.

Banyak hal menarik pada puasa tahun ini. Selain puasa bersama istri yang sudah pernah saya jalani tahun lalu, sekarang puasa bersama Caca juga.

Ketika ada undangan buka puasa bersama dari berbagai kantor, saya tidak begitu tertarik untuk menghadiri. Tidak seperti tahun sebelumnya, apabila ada undangan buka puasa bersama saya selalu menyempatkan diri hadir dengan harapan dapat door-prize ataupun sekedar silaturahmi dengan teman-teman.

Pada puasa kali ini, saya lebih banyak memilih buka bersama istri dan anak. Meskipun Caca belum puasa, tapi ada kenikmatan tersendiri ketika berbuka bersama anak istri. Kenikmatan berganti-gantian makan dan minum. Saya makan, maka istri yang pegang anak, begitu sebaliknya. Apalagi setelah makan selesai, giliran saya yang menemani caca karena istri harus membereskan piring.

Kenapa jadi pingin pulang cepet terus ya ?
Memang sih terkadang saya kerja malam yang mengharuskan pulang pagi, tapi gak papa karena esok harinya toh saya bisa bermain seharian bersama caca.

Biasanya ketika ada pekerjaan malam, saya langsung buru-buru pulang sore agar bisa bertemu caca sebelum tidur.

Ada penyesalan sendiri ketika saya pulang dan Caca sudah terlanjur tidur. Tidak bisa main lagi deh. Apalagi sekarang, Caca sudah mulai bisa tidur bersama saya. Setelah Bunda menyusui sampai kenyang, maka giliran saya yang meniduri Caca.



Begitulah punya anak, seberapa lelahnya bekerja seharian. maka hal itu bisa hilang ketika melihat anak kita tertawa.

Terima Kasih Allah atas nikmat yang telah Kau berikan.



Baca lagi...

Rabu, Agustus 26, 2009

Arti Gambar pada Botol Bayi

Ketika minggu lalu saya menghabiskan minuman YOU C 1000 lalu saya buang botolnya di tempat sampah. Lalu istri saya mengambilnya lagi, jadi heran nih ?

Setelah ditanya, katanya jangan buang botol ini. Ini bisa untuk simpen susu ASI. kenapa bisa ???

konon katanya kalo botol kaca itu lebih baik alias tahan panas daripada botol plastik.
Karena botol plastik itu bisa bereaksi apabila bertemu dengan air panas.
Masuk diakal juga.

Tapi setelah baca-baca sana-sini, akhirnya nemuin juga artikel dari Detik.com yang membahas tentang ini. Biar tahu juga kalo mau membeli botol susu.

Berikut beberapa kode yang dikutip dari Reuters.


1. PET/PET atau Polyethylene Terephthalate
Bahan ini dipakai untuk botol plastik transparan seperti kemasan untuk air mieneral. Botol ini aman digunakan untuk sekali pakai dan jangan memasukkan air panas atau hangat.

2. HDPE atau High Density Polyethylene
Bahan ini biasa dipakai untuk botol susu berwarna putih susu. Seperti PET bahan ini hanya direkomendasikan untuk pemakaian sekali.

3. PVC atau Polyvinyl Chloride
Bahan plastik ini sangat sulit didaur ulang dan biasanya digunakan juga untuk botol dan pembungkus plastik (cling wrap). PVC berbahaya untuk ginjal dan hati.

4. LDPE atau Low Density Polyethylene
Bahan ini dapat didaur ulang dan cocok untuk tempat makanan atau botol yang lentur. Bahan ini baik untuk tempat makanan.

5. PP atau Polypropylene
Bahan ini adalah paling aman jika Anda membeli barang berbahan plastik seperti untuk botol bayi atau tempat makanan.

6. PS atau Polystyrene
Bahan ini biasa dipakai untuk tempat minuman sekali pakai atau kotak makan styrofoam. Bahan styrene berbahaya untuk otak dan sistem saraf. Beberapa negara sudah melarang pemakaian bahan ini.

7. Others
Jika simbolnya tertulis others itu artinya bahan plastiknya bisa berasal dari Acrylonitrile Butadiene Styrene Acrylic, Polycarbonate, Polylactic Acid, Nylon atau Fiberglass. Sebaiknya hindari yang tertulis Polycarbonate karena mengandung BPA.

Semoga bermanfaat


Baca lagi...

Senin, Agustus 03, 2009

CACA udah tiga bulan

Caca udah 3 Bulan



gak terasa, udah tiga bulan usia Caca. Tepat ulang bulannya pada
tanggal 9 Juli 2009. Beratnya aja udah 6.5 Kg.
Tapi kalo panjangnya gak pernah dihitung, pamali kata orang jaman bahela.
Lehernya sudah kuat sekarang, Sementara itu masih belajar untuk tengkurap.

Tapi kalo udah tengkurap, dijamin betah sampe tidur.


Untuk tidur, sekarang lebih lama diwaktu malam. Biasanya tidur siang tidak pernah sampai
lebih dari 3 jam, malah terkadang seharian cuma tidur sejam. Pas malam baru deh, mulai dari magrib
sampai jam 7 pagi. Paling kalo malam cuma merengek sedikit, dikasih nenen"susu" langsung tidur lagi.
Gak kaya waktu dulu, hampir 2 jam sekali bangun.

Sekarang Caca udah bisa diajak bermain, diajak ketawa dan seneng banget kalo diajak ngobrol
terus saya sendiri sampe cape ngobrol terus. Dibeliin baby-gym untuk merenspon gerak tangannya, eh malah dilempar/dibanting
sama Caca.Udah bisa pegang, nendang sampe ngeri juga kasih maenan baby-gym, takut rubuh mainannya.

Caca memang sengaja tidak saya kasih susu formula, biar dapet susu ekslusif. Selain baik untuk perkembangan anak, baik juga
untuk kantong orang tua :p
cuma yang gak nahan itu, kalo dia udah nyusu lebih dari 15 menit, maka pasti muntah. Kebanyakan deh kayanya. Jadi kalo udah mau nyusu, harus
ngeliat jam dulu biar gak kelebihan nyusunya.

Bingung juga mendidik anak, berharap dia tidak manja malah nenek dan kakeknya yang memanjakan. Nangis sebentar ditanyalah, belum tidur disuruh tidurlah.
Bagai air mengalir aja deh....


Baca lagi...

Rabu, Juli 29, 2009

Dari TELKOMSEL tetap nomor satu

Setelah membaca statement dari detik.com

TELKOMSEL atau biasa disingkat TSEL memang masih menjadi jawara di dunia telekomunikasi Indonesia. Mengapa hal ini bisa bertahan lama ?

1. Dunia telekomunikasi di Indonesia memang hampir mencapai titik jenuh atau saturasi, selain karena jumlah pelanggan yang sudah semakin banyak tapi juga karena persaingan tarif antar operator yang semakin ketat. Sehingga bisa dipastikan untuk urusan peringkat jumlah pelanggan tidak akan bergeser 3 besar : TSEL(44%), ISAT(25%) dan XL(18%) : sumber Data Industri 2008.
Jadi, meskipun operator melakukan terobosan-terobosan di industri telekomunikasi hampir tidak mungkin untuk menggantikan posisi 3 besar Industri Telekounikasi, apalagi jarak persentage nya yang cukup jauh.

2. Meskipun INDOSAT (ISAT) sebagai pemain lama industri mobile-phone, karena bisnis yang dikelolapun banyak seperti jasa mobile-phone dengan produk Mentari/Matrix/IM3, lalu FWA dengan produk Starone, SLI dengan produk SLI001/SLI008 dan yang terakhir adalah IM2 nya. Sejak tahun 2001 sampai 2007 ISAT terlihat belum begitu jelas mengandalkan bisnis mana sebagai pilot bisnisnya.
Bandingkan dengan TSEL yang tetap eksis dengan produk Simpati dan KartuHalo juga As. Produk yang dibuat masih satu jasa mobile-phone.
Sedangkan XL dengan produk Pro-XL nya terlambat hadir di Indonesia, sehingga sulit untuk mengejar jumlah pelanggan TSEL.

3. TSEL merupakan salah satu dari beberapa anak perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia yaitu Pt.TELKOM,Tbk. Tidak seperti ISAT yang memegang sendiri produk yang dimiliki, TELKOM memberikan kebebeasan kepada anak perusahaannya untuk mengembangkan diri sendiri. Seperti yang kita ketahui, TELKOM mengusai jaringan telekomunikasi di seluruh Indonesia dengan produk PSTN nya. Jadi sangat wajar apabila TSEL seperti bebas menjajah seluruh Indonesia karena dibantu oleh saudaranya sendiri yang sudah eksis.
Biasanya interkoneksi operator baru ke operator lama sangat mempengaruhi kualitas bagi operator tersebut.

4. Maraknya perang tarif di akhir-akhir ini juga tidak mempengaruhi. Karena TSEL sebagai incumbent, maka dengan menurunkan tarif dilevel yang murah (untung sedikit saja) bisa mematikan operator-operator baru. Bandingkan dengan operator-operator baru yang hanya mengandalkan tarif murah hanya untuk menarik pelanggan. Sedangkan TSEL mampu meraih untung dengan mengandalkan tarif murah.

5. Kualitas TSEL yang paling handal. Tentu saja, dengan bantuan saudara lamanya yaitu TELKOM maka bisa dipastikan TSEL dapat dengan mudah membangun jaringan seluas-luasnya dibandingkan ISAT dan operator lain. Ketika operator lain membangun jaringan baru untuk meng-cover kualitas jaringannya, TSEL tinggal menumpang ke kakak kandungnya saja. Tentu ini menjadi keuntungan tersendiri.

Jadi wajarkan kalo "dari TELKOMSEL" tetap nomor satu.




Baca lagi...

Jumat, Juli 10, 2009

Malaikat di Dunia

Kenanglah ibu yang menyayangimu

Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi...

Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu
tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu

Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu ?

Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia
melihatmu terbaring sakit ?

Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah
tempat kau dilahirkan

Kembalilah memohon maaf padanya yang selalu rindu akan senyumanmu

Jangan sampai kau kehilangan saat-saat yang kau rindukan di masa datang.

Ketika ibu telah tiada...

Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita
Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia

Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya
Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya

Tak ada lagi
Dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akanmu disetiap
hembusan nafasnya

Kembalilah segera...
peluk ibu yang selalu menyayangimu...

Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik
untuk ibu

"Untuk seseorang Orangtua ku yang baru saja kehilangan seorang Ibunya. Semoga diberikan ketabahan.



Baca lagi...

Kamis, Juli 09, 2009

Malaikat nya Caca

Suatu ketika...
seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia.

Menjelang diturunkannya, ia bertanya kepada Tuhan.
"Para melaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimkanku
ke dunia. Tapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan
lemah" kata si bayi

Tuhan menjawab,
"Aku telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga dan
mengasihimu"

"Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa.
Ini cukup bagi saya untuk bahagia" Demikian kata si bayi

Tuhan pun menjawab,
"Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu
akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia"

Si bayi pun bertanya kembali
"Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?"

Sekali lagi Tuhan menjawab,
"Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdo'a"

Si bayi masih belum puas. ia pun bertanya lagi,

"Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan
melindungi saya ?"

Dengan penuh kesabaran Tuhan menjawab,
"Malaikatmu akan melindungimu bahkan dengan taruhan jiwanya sekalipun"

Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya,
"Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi"

Dan Tuhan pun menjawab,
"Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku. Dan akan mengajarkan
bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku. walaupun sesungguhnya Aku
selalu berada di sisimu"

Saat itu surga begitu tenangnya. sehingga suara dari bumi dapat
terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya,

"Tuhan... Jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahu
siapa nama malaikat di rumahku nanti ?"

Tuhanpun menjawab,
"Kamu dapat memanggil malaikatmu... BUNDA"


BUNDA memang hebat, selain menjadi manusia seutuhnya tapi BUNDA juga bisa menjadi MALAIKAT untuk si Kecil.
Juga beruntunglah seorang BUNDA yang sudah memiliki anak dikala masih banyak wanita lain yang merindukan kehadirannya.



Baca lagi...

Jumat, Juni 26, 2009

Tugas Akhir, Skripsi, Thesis dan Disertasi

Setelah berkali-kali mengerjakan tugas akhir, setelah menyelesaikan Skripsi dan setelah Thesis,

saya jadi bisa mengambil kesimpulan untuk pengerjaan suatu tugas penelitian. Berikut :

PERTAMA
Ada tiga pertanyaan penting yang harus dijawab :
1. Apa sih masalahnya ?
2. Bagaimana menganalisa / Tools apa yang digunakanan ?
3. Apa hasil dan kesimpulannya ?

Tiga pertanyaan itu yang harus dijawab oleh para peneliti, para pembimbing maupun para penguji. Karena ketiga pertanyaan itulah yang akan mengarahkan penelitan agar tidak salah arah, tidak melenceng kemana-mana, tidak muter-muter dan tidak bolak-balik.

KEDUA tentang ISI
Apabila kita melihat suatu penelitian, pasti dimulai dari judul... karena judul harus mencerminkan isi. Jadi apabila dari judul menarik, maka suatu tulisan akan menjadi menarik. kata orang barat sih judul itu harus "eye catching"

Lanjut ke Abstrak
Bisa dibilang abstrak merupakan isi keseluruhan dari penelitian yang dirangkum dalam 3 sampai 4 paragraf. Jadi:
Paragraf Pertama abstrak harus merupakan latar belakang dilakukan penelitian
Paragraf Kedua merupakan analisa apa yang dilakukan
Paragraf Ketiga adalah hasil atau kesimpulan dari penelitian

Daftar isi : ini juga penting... karena biasanya orang akan berhenti membaca apabila daftar isinya tidak menarik.

Latar Belakang : perbanyaklah referensi di latar belakang. Karena latar belakang merupakan alasan utama dilakukan penelitian.

Identifikasi masalah : masalah apa saja akan dianalisa

Tujuan : Tujuan utama dari penelitian


KETIGA KESIMPULAN
ini yang paling penting, kesimpulan harus merupakan jawaban dari masalah yang diteliti. Sebaiknya banyak nya kesimpulan harus sama dengan banyaknya identifikasi masalah. Karena kesimpulan harus mengacu pada masalah yang ada.


Jadi, untuk membuat suatu penelitian, jangan dilupakan hal-hal penting tadi.
Itu dulu deh, untuk saran dan ide silahkan .....




Baca lagi...

Rabu, Juni 10, 2009

Bersyukur lagi...

Apa salah ku apa salah ku dulu, hidupku dirundung pilu
dari dulu udah hampir setahun nasibku begini saja
oh Tuhan inikah cobaan.... (dinyanyikan dengan irama lagu Cari Jodoh- Wali)

Abis mampir ke BLOG temen-temen, lumayan lah ada bacaan yang bermanfaat dari yang pengusaha sampe yang gajinya lebih dari pengusaha besar.

"Rizki itu udah ada yang ngatur, kita tinggal berdoa saja" begitu kata temen-temen kantor gue sambil jarinya menyentuh diatas bibir menyerupai kumis.

Alhamdulillah, kita ini harus pandai bersyukur. Coba kalo gak bersyukur, mau gimana keadaan hati kita. Banyak berdoa, banyak memohon. Setelah kelahiran anak pertama membuat kualitas dan kuantitas ibadah saya menurun. Jangankan untuk mengaji, shalat lima waktu saja sudah tidak berkualitas, hanya jungkir balik aja.

Untung kemaren sempet sakit, dan itu sedikit menyadarkan gue akan ibadah. Meskipun cuma sedikit juga sadarnya.

Berdoa dan berdoa. Menyikapi semua yang ada didunia ini.
Memohon dan memohon. Bila menghendaki sesuatu di dunia ini.
Istikarah dan isthikharah. Untuk mengambil keputusan di dunia ini.

Ketiganya sudah saya tinggalkan, yang saya jalani hanya pasrah di dunia ini.
Alhamdulillah, sekarang ingat lagi.

Coba tengok keatas, seharusnya saya juga sudah diatas, sudah seperti dia, sudah melewati dia, tapi kok belum ya. Atau malah, kok bisa dia duluan yang keatas, bukan aku.
Nengok keatas cuma bikin sesek... akhirnya saya berdoa

Coba memutuskan perkara. Lagi-lagi tanpa isthikoroh saya langsung mengambil keputusan, masalah lain bagaimana nanti lah.
Meskipun terlambat, saya coba untuk istikoroh

Katanya aku sudah dipromosikan dua kali, tapi dua-duanya mental. Sekarang lagi dalam posisi dipertimbangkan.
Akhirnya aku mencoba memohon kepada Nya

Udah ah, gak usah mengharap melulu....!

Coba deh liat, teman ku ada yang sudah berkeluarga tapi belum juga punya anak. Alhamdulillah saya punya.
tapi liat juga temen ku yang sudah bekerja dengan mapan tapi blum menikah
Alhamduillah saya juga sudah.
Liat juga temanku yang belum bekerja padahal sudah lulus kuliah lama.
Alhamduillah saya sudah pindah 3 kali kerja
Ngelirik temanku yang belum lulus kuliah padahal udah hampir waktunya
Alahmduillah saya sudah hampir lulus
Lirik lagi temanku yang sedang kuliah tapi tidak ada biaya untuk kuliah
Alhamduillah saya masih sanggup

coba BIM....
“Fabiayyi aalaa rabbikumaa tukadzdzibaan?"
Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang engkau dustakan?


Baca lagi...

Selasa, Mei 19, 2009

Cukur Rambut setelah 40 hari

Hari ini saya cuti, ya lumayan cuti satu hari. Mau saya maksimalkan untuk sehari penuh bersama Caca. Kebetulan ini adalah 40 harinya Caca berada didunia bersama keluarga.

Awalnya takut juga cukur rambut pake gunting, pelan-pelan tapi pasti, akhirnya selesai juga. Tapi sayang masih gak rapih atau belum semua.

Beraniin lagi deh pake cukur kumis, beli baru yang masih steril. Setelah dicukur...
nah ini dia hasilnya.




Baca lagi...

Rabu, April 22, 2009

Untung ada Caca

Jadwal rutin gue sekarang berubah,
yang tadinya lebih banyak waktu dikantor,
yang tadinya semangat berkerja
yang tadinya bekerja,
yang tadinya workholic,
yang tadinya smart-work
yang tadinya dedikasi terhadap perusahaan,
yang tadinya pulang malam

bisa jadi mulai hari ini berubah....
bisa jadi gue akan jadi pemalas
bisa jadi gue seperti yang karyawan lain
bisa jadi gue akan bekerja berdasarkan waktu
bisa jadi gue akan selalu tanggo
atau mungkin bisa jadi gue akan coba ke kantor yang lain, meskipun gue sendiri gak tau akan lebih baik atau tidak disana

tapi itu semua masih gue syukuri dengan kehadiran Caca
Alhamduillah ya Allah, engkau masih memberiku amanah yang sangat besar tanggung-jawabnya.

Ini dia routinitas gue di weekdays

Pukul 08.30 nyampe kantor (alesan macet
lah)
kerja untuk kantor
Pukul 12.00 shalat Dzuhur di Mesjid
makan, ngobrol dan ngerumpi deh
Pukul 17.00 tanggo
Pukul 18.00 Shalat magrib, mandi, berdoa
Pukul 18.30 Saatnya main sama Caca sambil
Nonton TV
Pukul 22.00 Selepas Shalat Isya ya langsung tidur
Pukul 23.00 Giliran dibangunin Caca untuk ganti popok
Pukul 23.30 Tidur lagi
Pukul 02.00 Dibangunin Caca lagi
Pukul 02.30 Tidur lagi
Pukul 04.00 Dibangunin Caca lagi
Main sama Caca
Pukul 05.00 Ngelonin Caca tidur, trus olah raga
Pukul 07.00 Bangunin Caca untuk menyambut matahari
Jemur Caca supaya gak kena sakit kuning
Pukul 07.30 Mandi, Makan, Siap-siap ke Kantor
Pukul 08.00 Baru berangkat ke Kantor, padahal kantor masuknya jam 08.00

Mulai kerja lagi...

Untung ada Caca, kalo ngga ya gak bisa bahaya nih.

Baca lagi...

Selasa, April 21, 2009

Adam Air yang tinggal kenangan

Masih inget Adam Air kan?

Terakhir sih kecelakaan waktu di Majene/Mamuju itu loh, bahkan setelah kecelakaan pesawatnya hilang gak jelas. Tapi Blackbox nya masih ketemu diperairan tersebut.

Memang ada hal unik dari Operator Pesawat ini, yang bisa dibilang reformasi penerbangan murah. Karena AdamAir murah, maka pesawat lain jadi jor-joran perang harga.
Bahkan ada penerbangan seperti AirAsia yang tidak ada sheet number di tiket. Jadi kaya naik BUS aja berebutan kursi (kalo gak dapet kursi ya berdiri :))

Kembali ke AdamAir...
sejak akhir tahun 2005 - 2006 bisa dibilang saya naik pesawat 4 kali sebulan. berarti total 4 X 12 bulan = 48 kali. Gile bener.

Banyak kejadian-kejadian menarik yang terjadi, bukan cuma dengan AdamAir saja, tapi juga dengan Lion, Airasia, Batavia, Mandala sampai Garuda.

Terinspirasi dari BLOG temen, jadi diceritain deh. Suatu ketika saya mau berangkat ke Padang dari Jakarta Senin pagi menggunakan pesawat AdamAir. karena terbiasa dengan Adam dan jadwalnya 07.45, maka saya putuskan berangkat dari rumah pukul 05.30.

Entah kenapa, pagi itu ditol bandara yang lumayan padat menunjukkan pukul 06.30, dan saya tetap pede kalo jadwal pesawat masih lama. Kemudian bapak yang mengantar saya bilang :
Bapak : "Bukannya kalo mau checkin di SUTA (Soekarno-Hatta) harus 2 jam sebelumnya"
Gue : "Santai aja kali, biasanya juga telat jadwalnya"
Bapak : "Memang ditiketnya jam berapa? bukannya jam 7 berangkat"
Gue : "Ya gak mungkin lah jam 7, biasanya juga jam 7.30, belum lagi kalo ngaret bisa jam 8 - 9 deh berangkatnya."

Lalu gue santai aja deh nikmatin music di mobil.Sampai bandara pukul 06.59 dan saya mempersiapkan tiket yang ada ditas.

Astagfirullah, kenapa jam keberangkatan ditiket pukul 07.00 ya, perasaan waktu beli gak jam segini deh (berarti perasaan gue salah!!!)

Langsung gue pamit dan loncat dari mobil sekalian ambil tas. Masuk ke tempat boarding pass dan mencari AdamAir jurusan padang..... ooowww udah gak ada!!

Mati deh gue,..buru-buru gue tanya petugas Adamair, "kalo jurusan Padang kok boarding pass nya gak ada ya? " dan dengan tegas sipetugas menjawab "Oh, jadi ini yang telat. ayo mana tiketnya biar saya boarding pass"

Kemudian dia mengontak melalui HT,"untuk Padang satu penumpang sudah boardingpass, tolong ditunggu" terus dia bilang gini ke gue "mana tasnya mas, biar saya bawa, kita lari ke dalam."

Otomatis, ilmu lari gue keluar donk. Langsung gue lari aja dari tempat boardingpass ke pesawat (bisa dibayangin kan, kalo jauhnya minta ampun).

Kami berdua lari deh, dengan tiket dan tas saya dibawa sama petugas tersebut. Sampai-sampai di setiap pemeriksaan sudah ada petugas AdamAir yang langsung memperbolekan saya lewat, "gak perlu diperiksa, langsung aja"

Semakin semangat, dan akhirnya sampai di pintu pesawat juga, dengan posisi semua penumpang dalam keadaan duduk. Sambil mencari tempat duduk, sambil mendengar ocehan dan dumelan dari para penumpang yang kesal gara-gara satu orang telat.

"nih orang gimana sih bisa telat"
"oh, jadi nunggu orang ini"
"pantesan pesawat gak jalan-jalan"

Sambil ngos-ngosan dan ngelap keringet, cuek aja deh mau dibilang apa sama yang lain.
Yang penting gue bisa naik pesawat ini.

Terima Kasih Adam Air, mungkin penumpang lain menghujatmu, tapi aku masih memberikan rasa terima kasih atas transportasi yang kau berikan kepada ku dengan selamat.


Baca lagi...