Setelah berkali-kali mengerjakan tugas akhir, setelah menyelesaikan Skripsi dan setelah Thesis,
saya jadi bisa mengambil kesimpulan untuk pengerjaan suatu tugas penelitian. Berikut :
PERTAMA
Ada tiga pertanyaan penting yang harus dijawab :
1. Apa sih masalahnya ?
2. Bagaimana menganalisa / Tools apa yang digunakanan ?
3. Apa hasil dan kesimpulannya ?
Tiga pertanyaan itu yang harus dijawab oleh para peneliti, para pembimbing maupun para penguji. Karena ketiga pertanyaan itulah yang akan mengarahkan penelitan agar tidak salah arah, tidak melenceng kemana-mana, tidak muter-muter dan tidak bolak-balik.
KEDUA tentang ISI
Apabila kita melihat suatu penelitian, pasti dimulai dari judul... karena judul harus mencerminkan isi. Jadi apabila dari judul menarik, maka suatu tulisan akan menjadi menarik. kata orang barat sih judul itu harus "eye catching"
Lanjut ke Abstrak
Bisa dibilang abstrak merupakan isi keseluruhan dari penelitian yang dirangkum dalam 3 sampai 4 paragraf. Jadi:
Paragraf Pertama abstrak harus merupakan latar belakang dilakukan penelitian
Paragraf Kedua merupakan analisa apa yang dilakukan
Paragraf Ketiga adalah hasil atau kesimpulan dari penelitian
Daftar isi : ini juga penting... karena biasanya orang akan berhenti membaca apabila daftar isinya tidak menarik.
Latar Belakang : perbanyaklah referensi di latar belakang. Karena latar belakang merupakan alasan utama dilakukan penelitian.
Identifikasi masalah : masalah apa saja akan dianalisa
Tujuan : Tujuan utama dari penelitian
KETIGA KESIMPULAN
ini yang paling penting, kesimpulan harus merupakan jawaban dari masalah yang diteliti. Sebaiknya banyak nya kesimpulan harus sama dengan banyaknya identifikasi masalah. Karena kesimpulan harus mengacu pada masalah yang ada.
Jadi, untuk membuat suatu penelitian, jangan dilupakan hal-hal penting tadi.
Itu dulu deh, untuk saran dan ide silahkan .....
Baca lagi...
Jumat, Juni 26, 2009
Rabu, Juni 10, 2009
Bersyukur lagi...
Apa salah ku apa salah ku dulu, hidupku dirundung pilu
dari dulu udah hampir setahun nasibku begini saja
oh Tuhan inikah cobaan.... (dinyanyikan dengan irama lagu Cari Jodoh- Wali)
Abis mampir ke BLOG temen-temen, lumayan lah ada bacaan yang bermanfaat dari yang pengusaha sampe yang gajinya lebih dari pengusaha besar.
"Rizki itu udah ada yang ngatur, kita tinggal berdoa saja" begitu kata temen-temen kantor gue sambil jarinya menyentuh diatas bibir menyerupai kumis.
Alhamdulillah, kita ini harus pandai bersyukur. Coba kalo gak bersyukur, mau gimana keadaan hati kita. Banyak berdoa, banyak memohon. Setelah kelahiran anak pertama membuat kualitas dan kuantitas ibadah saya menurun. Jangankan untuk mengaji, shalat lima waktu saja sudah tidak berkualitas, hanya jungkir balik aja.
Untung kemaren sempet sakit, dan itu sedikit menyadarkan gue akan ibadah. Meskipun cuma sedikit juga sadarnya.
Berdoa dan berdoa. Menyikapi semua yang ada didunia ini.
Memohon dan memohon. Bila menghendaki sesuatu di dunia ini.
Istikarah dan isthikharah. Untuk mengambil keputusan di dunia ini.
Ketiganya sudah saya tinggalkan, yang saya jalani hanya pasrah di dunia ini.
Alhamdulillah, sekarang ingat lagi.
Coba tengok keatas, seharusnya saya juga sudah diatas, sudah seperti dia, sudah melewati dia, tapi kok belum ya. Atau malah, kok bisa dia duluan yang keatas, bukan aku.
Nengok keatas cuma bikin sesek... akhirnya saya berdoa
Coba memutuskan perkara. Lagi-lagi tanpa isthikoroh saya langsung mengambil keputusan, masalah lain bagaimana nanti lah.
Meskipun terlambat, saya coba untuk istikoroh
Katanya aku sudah dipromosikan dua kali, tapi dua-duanya mental. Sekarang lagi dalam posisi dipertimbangkan.
Akhirnya aku mencoba memohon kepada Nya
Udah ah, gak usah mengharap melulu....!
Coba deh liat, teman ku ada yang sudah berkeluarga tapi belum juga punya anak. Alhamdulillah saya punya.
tapi liat juga temen ku yang sudah bekerja dengan mapan tapi blum menikah
Alhamduillah saya juga sudah.
Liat juga temanku yang belum bekerja padahal sudah lulus kuliah lama.
Alhamduillah saya sudah pindah 3 kali kerja
Ngelirik temanku yang belum lulus kuliah padahal udah hampir waktunya
Alahmduillah saya sudah hampir lulus
Lirik lagi temanku yang sedang kuliah tapi tidak ada biaya untuk kuliah
Alhamduillah saya masih sanggup
coba BIM....
“Fabiayyi aalaa rabbikumaa tukadzdzibaan?"
Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang engkau dustakan?
Baca lagi...
dari dulu udah hampir setahun nasibku begini saja
oh Tuhan inikah cobaan.... (dinyanyikan dengan irama lagu Cari Jodoh- Wali)
Abis mampir ke BLOG temen-temen, lumayan lah ada bacaan yang bermanfaat dari yang pengusaha sampe yang gajinya lebih dari pengusaha besar.
"Rizki itu udah ada yang ngatur, kita tinggal berdoa saja" begitu kata temen-temen kantor gue sambil jarinya menyentuh diatas bibir menyerupai kumis.
Alhamdulillah, kita ini harus pandai bersyukur. Coba kalo gak bersyukur, mau gimana keadaan hati kita. Banyak berdoa, banyak memohon. Setelah kelahiran anak pertama membuat kualitas dan kuantitas ibadah saya menurun. Jangankan untuk mengaji, shalat lima waktu saja sudah tidak berkualitas, hanya jungkir balik aja.
Untung kemaren sempet sakit, dan itu sedikit menyadarkan gue akan ibadah. Meskipun cuma sedikit juga sadarnya.
Berdoa dan berdoa. Menyikapi semua yang ada didunia ini.
Memohon dan memohon. Bila menghendaki sesuatu di dunia ini.
Istikarah dan isthikharah. Untuk mengambil keputusan di dunia ini.
Ketiganya sudah saya tinggalkan, yang saya jalani hanya pasrah di dunia ini.
Alhamdulillah, sekarang ingat lagi.
Coba tengok keatas, seharusnya saya juga sudah diatas, sudah seperti dia, sudah melewati dia, tapi kok belum ya. Atau malah, kok bisa dia duluan yang keatas, bukan aku.
Nengok keatas cuma bikin sesek... akhirnya saya berdoa
Coba memutuskan perkara. Lagi-lagi tanpa isthikoroh saya langsung mengambil keputusan, masalah lain bagaimana nanti lah.
Meskipun terlambat, saya coba untuk istikoroh
Katanya aku sudah dipromosikan dua kali, tapi dua-duanya mental. Sekarang lagi dalam posisi dipertimbangkan.
Akhirnya aku mencoba memohon kepada Nya
Udah ah, gak usah mengharap melulu....!
Coba deh liat, teman ku ada yang sudah berkeluarga tapi belum juga punya anak. Alhamdulillah saya punya.
tapi liat juga temen ku yang sudah bekerja dengan mapan tapi blum menikah
Alhamduillah saya juga sudah.
Liat juga temanku yang belum bekerja padahal sudah lulus kuliah lama.
Alhamduillah saya sudah pindah 3 kali kerja
Ngelirik temanku yang belum lulus kuliah padahal udah hampir waktunya
Alahmduillah saya sudah hampir lulus
Lirik lagi temanku yang sedang kuliah tapi tidak ada biaya untuk kuliah
Alhamduillah saya masih sanggup
coba BIM....
“Fabiayyi aalaa rabbikumaa tukadzdzibaan?"
Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang engkau dustakan?
Baca lagi...
Curhat
curhat
Selasa, Mei 19, 2009
Cukur Rambut setelah 40 hari
Hari ini saya cuti, ya lumayan cuti satu hari. Mau saya maksimalkan untuk sehari penuh bersama Caca. Kebetulan ini adalah 40 harinya Caca berada didunia bersama keluarga.
Awalnya takut juga cukur rambut pake gunting, pelan-pelan tapi pasti, akhirnya selesai juga. Tapi sayang masih gak rapih atau belum semua.
Beraniin lagi deh pake cukur kumis, beli baru yang masih steril. Setelah dicukur...
nah ini dia hasilnya.
.JPG)
Baca lagi...
Awalnya takut juga cukur rambut pake gunting, pelan-pelan tapi pasti, akhirnya selesai juga. Tapi sayang masih gak rapih atau belum semua.
Beraniin lagi deh pake cukur kumis, beli baru yang masih steril. Setelah dicukur...
nah ini dia hasilnya.
Baca lagi...
Curhat
CACA
Rabu, April 22, 2009
Untung ada Caca
Jadwal rutin gue sekarang berubah,
yang tadinya lebih banyak waktu dikantor,
yang tadinya semangat berkerja
yang tadinya bekerja,
yang tadinya workholic,
yang tadinya smart-work
yang tadinya dedikasi terhadap perusahaan,
yang tadinya pulang malam
bisa jadi mulai hari ini berubah....
bisa jadi gue akan jadi pemalas
bisa jadi gue seperti yang karyawan lain
bisa jadi gue akan bekerja berdasarkan waktu
bisa jadi gue akan selalu tanggo
atau mungkin bisa jadi gue akan coba ke kantor yang lain, meskipun gue sendiri gak tau akan lebih baik atau tidak disana
tapi itu semua masih gue syukuri dengan kehadiran Caca
Alhamduillah ya Allah, engkau masih memberiku amanah yang sangat besar tanggung-jawabnya.
Ini dia routinitas gue di weekdays
Pukul 08.30 nyampe kantor (alesan macet
lah)
kerja untuk kantor
Pukul 12.00 shalat Dzuhur di Mesjid
makan, ngobrol dan ngerumpi deh
Pukul 17.00 tanggo
Pukul 18.00 Shalat magrib, mandi, berdoa
Pukul 18.30 Saatnya main sama Caca sambil
Nonton TV
Pukul 22.00 Selepas Shalat Isya ya langsung tidur
Pukul 23.00 Giliran dibangunin Caca untuk ganti popok
Pukul 23.30 Tidur lagi
Pukul 02.00 Dibangunin Caca lagi
Pukul 02.30 Tidur lagi
Pukul 04.00 Dibangunin Caca lagi
Main sama Caca
Pukul 05.00 Ngelonin Caca tidur, trus olah raga
Pukul 07.00 Bangunin Caca untuk menyambut matahari
Jemur Caca supaya gak kena sakit kuning
Pukul 07.30 Mandi, Makan, Siap-siap ke Kantor
Pukul 08.00 Baru berangkat ke Kantor, padahal kantor masuknya jam 08.00
Mulai kerja lagi...
Untung ada Caca, kalo ngga ya gak bisa bahaya nih.
Baca lagi...
yang tadinya lebih banyak waktu dikantor,
yang tadinya semangat berkerja
yang tadinya bekerja,
yang tadinya workholic,
yang tadinya smart-work
yang tadinya dedikasi terhadap perusahaan,
yang tadinya pulang malam
bisa jadi mulai hari ini berubah....
bisa jadi gue akan jadi pemalas
bisa jadi gue seperti yang karyawan lain
bisa jadi gue akan bekerja berdasarkan waktu
bisa jadi gue akan selalu tanggo
atau mungkin bisa jadi gue akan coba ke kantor yang lain, meskipun gue sendiri gak tau akan lebih baik atau tidak disana
tapi itu semua masih gue syukuri dengan kehadiran Caca
Alhamduillah ya Allah, engkau masih memberiku amanah yang sangat besar tanggung-jawabnya.
Ini dia routinitas gue di weekdays
Pukul 08.30 nyampe kantor (alesan macet
lah)
kerja untuk kantor
Pukul 12.00 shalat Dzuhur di Mesjid
makan, ngobrol dan ngerumpi deh
Pukul 17.00 tanggo
Pukul 18.00 Shalat magrib, mandi, berdoa
Pukul 18.30 Saatnya main sama Caca sambil
Nonton TV
Pukul 22.00 Selepas Shalat Isya ya langsung tidur
Pukul 23.00 Giliran dibangunin Caca untuk ganti popok
Pukul 23.30 Tidur lagi
Pukul 02.00 Dibangunin Caca lagi
Pukul 02.30 Tidur lagi
Pukul 04.00 Dibangunin Caca lagi
Main sama Caca
Pukul 05.00 Ngelonin Caca tidur, trus olah raga
Pukul 07.00 Bangunin Caca untuk menyambut matahari
Jemur Caca supaya gak kena sakit kuning
Pukul 07.30 Mandi, Makan, Siap-siap ke Kantor
Pukul 08.00 Baru berangkat ke Kantor, padahal kantor masuknya jam 08.00
Mulai kerja lagi...
Untung ada Caca, kalo ngga ya gak bisa bahaya nih.
Baca lagi...
Langganan:
Postingan (Atom)
